12 Point Penting Untuk Memulai Live Trading

Satu yang harus diingat sebelum anda memutuskan untuk terjun dalam Live Trading adalah bahwa trading merupakan suatu program investasi yang beresiko tinggi. Artinya, anda bisa saja kehilangan seluruh modal yang anda investasikan hanya dalam hitungan jam, atau bahkan lebih cepat dari itu. Forex is HIGH RISK-HIGH RETURN Investment Program, dan anda harus benar-benar memahami ini.


12 point penting untuk memulai live trading :

1. Bekali diri anda dengan pengetahuan yang cukup
Dalam hal ini adalah pengetahuan mengenai forex trading. Dengan berbekal pengetahuan yang memadai, Insya Allah anda akan terhindar dari kerugian. Anda dapat melakukan browsing di internet dan mencari artikel yang berhubungan dengan forex trading dengan mudah.

2. Jangan terburu-buru meng-investasikan dana dalam jumlah besar.
Jika anda masih pemula dalam forex, maka saya yakin anda belum memiliki kemampuan yang memadai untuk menghadapi segala kemungkinan dalam live trading. Dan yang harus anda pertimbangkan, Forex tidak mengharuskan anda berinvestasi dengan modal awal yang besar, bahkan anda bisa melakukan trading hanya dengan modal US$ 1 (anggap saja Rp. 10.000,-). Jadi tak ada alasan bagi anda untuk mempertaruhkan uang yang anda dapatkan dengan susah payah hanya karena tergiur oleh keuntungan dari forex seperti yang banyak dibahas pada banyak situs di internet.

3. Pilih broker / pialang yang kredibilitasnya sudah diakui banyak orang.
Anda dapat mencari informasi ini dengan mudah di berbagai forum yang membicarakan tentang forex trading. Dengan memilih dan menggunakan broker yang bonafit (bukan broker kacangan / broker scammer), maka anda tidak perlu takut modal anda hilang sia-sia dan anda-pun bisa trading dengan nyaman.

4. Jangan pernah melawan arah pergerakan harga.
Ingat, sebesar apapun modal anda, tetap saja anda tak akan bisa mengendalikan market seperti keinginan anda. Oleh karenanya, melakukan OP (Open Posisi, BUY / SELL) tanpa prediksi yang matang sama dengan bunuh diri! Anda dapat menggunakan indikator untuk melakukan analisa teknikal, atau membaca perkembangan news / berita yang sekiranya dapat mempengaruhi arah pergerakan harga.

5. Jangan samakan forex trading dengan judi.
Jika anda seorang penjudi, maka forex trading tidaklah cocok untuk anda. Dalam forex, istilah "keberuntungan" dalam mendapatkan keuntungan adalah tidak tepat. Untuk mendapatkan profit / keuntungan dalam trading forex anda harus melakukan banyak hal, seperti analisa trend harga dsb. Jika anda melakukan OP (BUY / SELL) tanpa menggunakan analisa sama sekali, itu artinya anda tengah berjudi dan mengharapkan dewi keberuntungan berpihak kepada anda. Forex trading merupakan bisnis jangka panjang, jadi jangan pernah bermimpi anda akan menjadi kaya mendadak dalam waktu yang singkat.

6. Bersahabat dengan trend yang sedang berlangsung.
Dalam forex trading, ada tiga jenis trend yang harus anda ketahui, antara lain:
  1. UP TREND, yaitu suatu kondisi dimana harga bergerak naik;
  2. DOWN TREND, yaitu suatu kondisi dimana harga bergerak turun; dan
  3. SIDE WAYS TREND, yaitu suatu kondisi dimana harga bergerak dengan lambat atau bahkan tidak bergerak sama sekali.
Pada posisi Side Ways ini tentu anda akan sulit untuk mendapatkan keuntungan, kecuali jika anda adalah seorang Scalper yang handal.

7. Gunakan modal 20% / < untuk setiap transaksi.
Pengertiannya adalah jika anda menggunakan lebih dari 20% modal anda, maka kesempatan anda untuk bertahan dalam trading-pun akan semakin kecil. Sebagai contoh, modal awal saya hanya US$ 80 + bonus dari broker sebesar 30% = US$ 24, sehingga akumulasi modal awal saya menjadi US$ 104. Saya menggunakan leverage 1:1000, dengan pengaturan lot sebesar 0.5 untuk setiap transaksi. Artinya, prosentase modal untuk setiap transaksi yang saya gunakan jauh lebih kecil dari 20%. Hal ini termasuk "Money Management" dalam forex trading.

8. Gunakan STOP LOSS pada setiap transaksi.
Berapapun TP (Target Profit) yang anda inginkan, menggunakan SL (Stop Loss) adalah langkah yang bijaksana. Secara psikologi, pergerakan trend harga akan mempengaruhi emosi anda, apalagi jika anda trading dengan menggunakan Time Frame yang kecil seperti M1, M5 atau M15. Pada ketiga rentang waktu tersebut trend harga akan terlihat bergerak dengan cepat dan membuat jantung anda berdegup kencang. Penggunaan SL akan menghindarkan anda dari kemungkinan terburuk, yaitu MC (Margin Call) dimana transaksi anda akan ditutup secara otomatis oleh sistem karena dana anda tidak cukup lagi untuk menahan pergerakan trend harga.

9. Terus belajar dan temukan gaya trading anda.
Trading style atau gaya trading setiap trader berbeda-beda. Oleh karenanya, jangan pernah malas untuk terus belajar dan mengenali apa / bagaimana gaya trading yang cocok untuk diri anda sendiri. Sering berlatih menggunakan demo account akan jauh lebih baik dibanding anda harus mempertaruhkan seluruh modal anda dalam live trading.

10. Disiplin dan Konsisten.
Menurut apa yang saya alami dalam trading, dua kata diatas adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Emosi sangat berpengaruh besar terhadap hasil yang didapatkan, bisa profit, tapi bisa juga loss.

11. Memilih dan menentukan waktu yang tepat untuk OP.
Menganalisa pergerakan harga adalah hal penting yang harus diperhatikan sebelum anda masuk pasar. Amati dengan cermat dan cari peluang paling tepat kapan anda harus masuk, dan kapan anda harus keluar.

12. Patient to win.
Bersabar untuk menang. Jika memang menurut anda peluang market sedang kacau hingga kemungkinan profit-nya kecil, maka jangan memaksakan diri untuk trading. Menunggu jauh lebih baik dibandingkan OP tapi loss.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »