Cara Memasang Stop Loss (SL) dan Target Profit (TP)

Dulu, sebelum saya sedikit mengenal forex, sempat terlintas pertanyaan 'apakah saya harus selalu didepan monitor dan terus terhubung dengan internet untuk melakukan exit target?'. Ternyata jawabannya adalah tidak. Hal ini dikarenakan oleh adanya Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP). SL saya definisikan sebagai 'penjamin suatu posisi dilikuidasi (ditutup) secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan'. Hal ini dimaksudkan untuk membatasi potensi kerugian yang bisa saja terjadi jika ternyata market bergerak melawan posisi OP. Sedangkan TP adalah 'tingkat harga dimana kita ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu yang telah kita dapatkan'. Dengan memasang keduanya, maka kita tidak perlu lagi duduk berlama-lama didepan monitor hanya untuk melakukan exit target.

Cara memasang TP/SL adalah sbb :
  • Asumsi OP BUY (beli), maka TP dipasang lebih tinggi dari harga saat ini, sedangkan SL dipasang lebih rendah dari harga saat ini.
  • Asumsi OP SELL (jual), maka TP dipasang lebih rendah dari harga saat ini, sedangkan SL dipasang lebih tinggi dari harga saat ini.
Contoh :
  • OP Buy - GBPUSD pada harga 1.6112, TP/SL sebesar 10 pip. Maka TP dipasang pada harga 1.6122, sedangkan SL dipasang pada harga 1.6102 (gambar 1).
  • OP Sell - GBPUSD pada harga 1.6110, TP/SL sebesar 10 pip. Maka TP dipasang pada harga 1.6100, sedangkan SL dipasang pada harga 1.6120 (gambar 2).
gambar 1. SL/TP OP Buy
gambar 2. SL/TP OP Sell
Sebenarnya ada 2 cara untuk memasang TP/SL. Cara pertama yaitu sebelum eksekusi OP (seperti yang ditulis diatas), cara kedua yaitu setelah eksekusi OP. Untuk cara pemasangan TP/SL yang kedua adalah dengan klik kanan pada order yang diinginkan, kemudian klik Modify or Delete Order, lihat gambar 3.

gambar 3. Modify or Delete Order

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »